PT. Intishar Sadira Eshan > Layanan Penerbitan Dokumen V-LEGAL

Layanan Penerbitan Dokumen V-LEGAL

Sistem Verifikasi Legalitas Kayu atau SVLK berfungsi untuk memastikan produk kayu dan bahan bakunya diperoleh atau berasal dari sumber yang asal-usulnya dan pengelolaannya memenuhi aspek legalitas. Kayu disebut legal bila asal-usul kayu, izin penebangan, sistem dan prosedur penebangan, pengangkutan, pengolahan, dan perdagangan atau pemindahtanganannya dapat dibuktikan memenuhi semua

ALUR PENERBITAN DOKUMEN V-LEGAL

ALUR PENERBITAN DOKUMEN V-LEGAL`

TATA CARA PENERBITAN DOKUMEN V-LEGAL

A.VERIFIKASI PERMOHONAN
  • Auditee mendaftarkan petugas yang bertanggung jawab untuk mengajukan dan menandatangani permohonan penerbitan dokumen V-Legal kepada                    PT ISE dimana penunjukkannya dituangkan dalam bentuk akta notariat.
  • Permohonan diajukan oleh Auditee dengan melampirkan salinan packing list, salinan invoice dan data pemasok bahan baku yang digunakan untuk produksi barang yang akan di ekspor.
  • Eksportir produsen mengirimkan salinan dokumen LMK atau laporan persediaan, daftar pesanan produk dan salinan dokumen angkutan dari pemasok yang terkait dengan produk kayu yang akan di ekspor, diawal permohonan penerbitan yang akan dicatat sebagai stok awal neraca kayu oleh PT ISE.
  • Dokumen LMK atau laporan persedian dan rekapitulasi penerimaan dokumen angkutan dari pemasok yang terkait dengan produk kayu yang di ekspor selanjutnya disampaikan kepada PT ISE di minggu pertama setiap bulan berjalan untuk pemeriksaan kesesuaian stok kayu yang dimiliki oleh Auditee.
  • Eksportir non-produsen melaporkan salinan LMK atau laporan persediaan dan salinan nota angkutan pembelian produk yang berasal dari industri pemasoknya diawal permohonan penerbitan yang akan dicatat sebagai stok awal neraca produk oleh PT ISE
  • Apabila terdapat ketidaksesuaian stok, maka PT ISE akan melakukan pemeriksaan fisik di lapangan secara sampling dengan terlebih dahulu meminta klarifikasi kepada Auditee mengenai ketidaksesuaian tersebut.
  • Terhadap permohonan yang dinyatakan ‘tidak memenuhi’ dalam proses verifikasi, dokumen V-Legal tidak akan diterbitkan dan PT ISE akan menyampaikan Laporan Ketidaksesuaian tersebut kepada Auditee dan Kementerian Kehutanan selambat-lambatnya 24 (dua puluh empat) jam sejak keputusan ketidaksesuaian ditetapkan.
B.MEKANISME PENERBITAN DOKUMEN V-LEGAL
  • Apabila hasil verifikasi permohonan Auditee dinyatakan “memenuhi”, maka PT ISE akan menerbitkan dokumen V-Legal selambat-lambatnya 3 (tiga) hari sejak permohonan diterima oleh PT ISE.
  • Dokumen V-Legal berlaku 4 (empat) bulan sejak tanggal diterbitkan dan dapat dilakukan perpanjangan atau penggantian atau pembatalan setelah dilakukan verifikasi terhadap kebenaran alasan perpanjangan atau penggantian atau pembatalan tersebut.
  • Dokumen V-Legal diterbitkan dengan tanda tangan dan cap basah sebanyak 7 rangkap :

> Lembar ke-1(original) – warna putih : untuk Competent Authority

> Lembar ke-2 – warna kuning : untuk Pabean Negara Tujuan

> Lembar ke-3 – warna putih : untuk Importir

> Lembar ke-4 – warna putih : untuk LVLK

> Lembar ke-5 – warna putih : untuk Eksportir

> Lembar ke-6 – warna putih : untuk LIU

> Lembar ke-7 – warna putih : untuk Pabean Indonesia

  • Dokumen V-Legal tidak akan diterbitkan untuk produk yang bahan bakunya berasal dari kayu lelang.
  • Untuk menghindari penyalahgunaan penggunaan dokumen V-Legal, Auditee wajib menyampaikan salinan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) kepada PT ISE selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkannya dokumen V-Legal.
  • Apabila Auditee tidak menyampaikan salinan PEB kepada PT ISE sesuai jangka waktu yang telah ditentukan, maka pelayanan penerbitan dokumen V-Legal selanjutnya akan ditunda sampai diterimanya salinan PEB dimaksud.
C. MEKANISME PERPANJANGAN DOKUMEN V-LEGAL
  • Apabila ekspor produk telah melalui pabean Indonesia dan kemudian terjadi force majeure atau sebab lain diluar kendali Auditee, maka Auditee dapat mengajukan permohonan perpanjangan Dokumen V-Legal dengan menyampaikan alasan perpanjangan dan melampirkan Dokumen V-Legal Lembar ke-5.
  • Setelah dilakukan verifikasi mengenai kebenaran alasan perpanjangan maka selambat-lambatnya 3 (tiga) hari sejak permohonan diterima, PT ISE akan menerbitkan Dokumen V-Legal Perpanjangan Waktu untuk jangka waktu maksimal 2 (dua) bulan.
  • Apabila hasil verifikasi terhadap kebenaran alasan perpanjangan tidak dapat diterima, maka PT ISE tidak akan memperpanjang masa berlaku Dokumen V-Legal.
  • Dokumen V-Legal Perpanjangan Waktu diberi tanda Validated On pada kotak 18 dan berisi informasi dan referensi yang sama dengan Dokumen V-Legal yang diperpanjang dan dilaporkan kepada LIU lengkap dengan alasan terjadinya force majeure atau sebab lainnya yang sudah diverifikasi kebenarannya.
D. MEKANISME PENGGANTIAN KARENA HILANG ATAU RUSAK
  • Apabila terjadi kerusakan atau kehilangan Dokumen V-Legal, Auditee dapat mengajukan permohonan penggantian dokumen V-Legal yang memuat alasan penggantian dengan melampirkan dokumen V-Legal Lembar ke-5.
  • Setelah dilakukan verifikasi terhadap kebenaran alasan penggantian, PT ISE dapat menerbitkan penggantian dokumen V-Legal selambat-lambatnya 24 (dua puluh empat) jam sejak diterimanya permohonan penggantian dan melaporkannya kepada LIU.
  • Dokumen V-Legal yang digantikan diberi tanda Replacement Licence pada kotak 18 dan dokumen V-Legal yang rusak atau hilang dinyatakan tidak berlaku.
E. MEKANISME PEMBATALAN DOKUMEN V-LEGAL
  • Apabila terjadi gagal atau batal ekspor, Auditee harus segera melaporkannya kepada PT ISE dengan melampirkan surat pernyataan pembatalan  dan                      PT ISE segera membatalkan Dokumen V-Legal tersebut setelah melakukan verifikasi terhadap kebenaran gagal ekspor yang disampaikan oleh Auditee.
  • PT ISE menerbitkan pembatalan Dokumen V-Legal yang gagal ekspor selambat-lambatnya 3 (tiga) hari sejak diterimanya laporan pembatalan dan melaporkannya kepada LIU dan otoritas pabean Indonesia.
F. MEKANISME AMANDEMEN DOKUMEN V-LEGAL/LISENSI FLEGT
  • Amandemen adalah perubahan terhadap  Dokumen V-Legal/Lisensi FLEGT yang  dilakukan  setelah  sarana  angkutan  meninggalkan wilayah kepabeanan Indonesia.
  • Amandemen dilakukan  terhadap  Dokumen  V-Legal/Lisensi FLEGT berdasarkan nota pembetulan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) yang  mencakup  importir,  negara  tujuan  dan  pelabuhan  bongkar, paling  lama 30  (tiga  puluh)  hari  setelah  sarana  angkutan meninggalkan  wilayah kepabeanan Indonesia  sesuai  dengan ketentuan yang berlaku.
  • Permohonan amandemen disampaikan oleh eksportir kepada PT ISE dengan melampirkan persetujuan pembetulan PEB oleh Kantor Pelayanan Kepabeanan.

RUANG LINGKUP
Pelajari juga mengenai Ruang Lingkup SVLK DISINI

STANDAR & ACUAN
Pelajari juga mengenai Standar SVLK DISINI

PENGUMUMAN

Informasi yang tersedia di dalam website ptise.co.id merupakan informasi yang dapat diakses oleh publik. Jika ada kepentingan, PT. ISE akan melakukan pemberitahuan secara resmi baik dengan tulisan maupun lisan. PT. ISE tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan data & informasi yang tersedia di website kami.