Jakarta, 19 Oktober 2026 — Komitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan sertifikasi dan mendukung penguatan standardisasi nasional ditunjukkan oleh PT Intishar Sadira Eshan (PT ISE). PT ISE menggelar audiensi resmi bersama Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Bapak Donny Purnomo, di kantor BSN, Mampang, Jakarta.
Kunjungan yang dipimpin oleh Ibu Meiliana Lakani (Direktur), didampingi Bapak Muhammad Zakir (General Manager) dan Ibu Rochana (Manajer Operasional I), menjadi momentum silaturahmi sekaligus ruang dialog konstruktif. Audiensi ini mempertemukan PT ISE sebagai lembaga sertifikasi dengan BSN serta Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk mendukung penerapan penilaian kesesuaian di Indonesia.
Kehadiran manajemen PT ISE disambut langsung oleh Kepala BSN, Bapak Donny Purnomo, bersama Ibu Fajarina Budiantari (Direktur Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Lembaga Sertifikasi KAN) serta Ibu Dohana (Ketua Tim Kerja Sistem dan Harmonisasi Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Lembaga Sertifikasi).
Mendorong Keselarasan Regulasi dan Skema Sertifikasi Mandatori
Dalam pertemuan tersebut, Ibu Meiliana Lakani menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesempatan berdiskusi secara langsung dengan pihak BSN dan KAN. Manajemen PT ISE menyampaikan sejumlah masukan strategis terkait penyesuaian kebijakan, penguatan regulasi, serta harmonisasi ketentuan sertifikasi, khususnya pada skema yang bersifat mandatori.

Menurut PT ISE, keselarasan regulasi antara BSN, KAN, dan kementerian teknis merupakan faktor kunci agar penerapan sertifikasi di lapangan berjalan efektif, konsisten, serta tidak menimbulkan perbedaan interpretasi. Dalam hal ini, BSN diharapkan terus menjadi jembatan koordinasi dan fasilitator harmonisasi kebijakan lintas sektor.
Pembahasan Isu Teknis: Pelaksanaan Witness Assessment (Hybrid & Remote)

Salah satu topik teknis utama yang dibahas adalah pelaksanaan witness assessment, yaitu kegiatan penyaksian terhadap proses audit yang dilakukan oleh auditor lembaga sertifikasi.
Diskusi tersebut mencakup peluang penerapan witness secara:
- Jarak jauh (remote)
- Kombinasi (hybrid) antara tatap muka dan remote
Penerapan skema ini tetap mempertimbangkan tingkat risiko, karakteristik kegiatan, serta kecukupan bukti audit guna memastikan kompetensi auditor dan integritas proses sertifikasi. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan fleksibilitas operasional tanpa mengurangi keandalan hasil penilaian.
Respon BSN dan Komitmen PT ISE dalam Ekosistem Sertifikasi

Kepala BSN menyambut baik kunjungan serta masukan yang disampaikan oleh PT ISE. Berbagai usulan tersebut akan menjadi bahan pembahasan internal BSN dan KAN, serta ditindaklanjuti bersama kementerian/lembaga terkait sesuai kewenangannya.
Bagi PT ISE, audiensi ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam membangun ekosistem sertifikasi yang kredibel, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan industri. Komitmen ini sejalan dengan visi PT ISE untuk terus menghadirkan layanan sertifikasi berbasis kompetensi dan kepercayaan.
Layanan Unggulan Sertifikasi PT ISE

Sebagai lembaga sertifikasi terpercaya, PT ISE siap menjadi mitra strategis bagi para pelaku usaha melalui berbagai skema layanan, antara lain:
- Sertifikasi Kehutanan: Verifikasi Legalitas Kayu (VLK) Hulu & Hilir, Sertifikasi Pengelolaan Hutan Lestari (PHL), CoC, dan SFM PEFC IFCC.
- Sertifikasi Perkebunan: Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk kelapa sawit berkelanjutan.
- Sertifikasi Pariwisata: Penilaian kesesuaian standar usaha jasa pariwisata
Melalui skema layanan tersebut, PT ISE berkomitmen membantu pelaku usaha dalam meningkatkan kepatuhan (compliance), memperkuat kepercayaan pasar, dan membangun daya saing yang berkelanjutan.
PT ISE — Mitra Sertifikasi untuk Kepatuhan, Kredibilitas, dan Daya Saing Berkelanjutan.




